Hutan Sancang, Masa Depan Wisata Garut

Spread the love

Garut, WargaJabar | Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, berencana akan mengembangkan kawasan Hutan Sancang di Kecamatan Cibalong menjadi destinasi wisata terbatas yang menyuguhkan keindahan alam serta keanekaragaman satwa dan fauna di hutan tersebut.

Hutan Sancang yang berada di kawasan selatan Garut berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya memiliki banyak potensi alam yang dapat dijadikan destinasi wisata.

Namun wisata di hutan tersebut, hanya bisa dimanfaatkan untuk wisata terbatas, artinya hanya kalangan terbatas, seperti untuk penelitian, atau sekadar menikmati keindahan hutan dan alam sekitarnya di pantai.

Industri wisata di kawasan Sancang itu dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat yang akhirnya bisa membangun perekonomian sekitar wisata.

“Wisata yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar juga Jawa Barat, karena nanti ada multi efeknya,” kata Wakil Bupati Garut Helmi Budiman melalui surel ke redaksi WargaJabar.

Berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 370/Kpts/Um/6/1978, Leweung Sancang ditetapkan sebagai cagar alam tahun 1978 seluas 2.157 hektar. Kawasan yang diperuntukkan secara umum untuk melindungi flora dan fauna itu, kini kondisinya telah tercampuri tangan manusia.

Padahal, Sancang miliki potensi keanekaragaman hayati, di antaranya adalah kerterjagaan plasma nutfah dan ekosistemnya mulai terumbu karang, padang lamun, hingga mangrove.

Hutan Sancang memiliki areal hutan yang sangat luas, bahkan memiliki hutan mangrove seluas 270 hektare. Selain itu, di kawasan Hutan Sancang masih memiliki beberapa jenis satwa seperti macan tutul, dan monyet serta saat ini telah dilepasliarkan elang laut sehingga menambah keanekaragaman satwa.

Daya tarik lain dari kawasan wisata di Kecamatan Cibalong di antaranya terdapat Pantai Cijeruk yang seringkali ramai dikunjungi wisatawan pada musim libur.

“Di sini terdapat Pantai Cijeruk yang bagus dan cagar alam yang ada pantainya,” katanya. (js|WargaJabar)

 

 


You might also like