Dihargai Uang, Pemkot Bandung Fasilitasi Daur Ulang Kardus

Spread the love

Bandung, WargaJabar | Sampah kardus bekas kemasan makana dan minuman, yang selama ini dianggap tak terpakai lagi, kini memiliki nilai ekonomi tinggi di Kota Bandung.

“Sampah kardus bekas minuman ini bisa dikumpulkan dan didaurulang oleh Wasteforchange dan mempunyai nilai ekonomi,” kata Direktur Utama PD Kebersihan Kota Bandung, Deni Nurdyana, melalui surel ke redaksi WargaJabar, hari ini (17/1/2019).

Saat ini, warga Jabar bisa mengumpulkan kardus-kardus kemasan itu serta menjualnya ke tempat penampungan sampah untuk selanjutnya didaur ulang oleh PT Wasteforchange Alam Indonesia dan PT Tetra Pak, setelah disepakati melalui nota kesepahaman kerja sama antara Pemerintah Kota Bandung dan PT Wasteforchange.

Berdasarkan nota kesepahaman kerja sama itu, PD Kebersihan mendapatn fasilitas mesin daur ulang sampah Tetra Pak.

“MoU PD Kebersihan dan Wasteforchange, perusahaan ini satu-satunya yang mengakomodir bahan kardus seperti bekas minuman dan sebagainya untuk didaur ulang,” kata dia.

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari program Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan (Kang Pisman) yang sedang digencarkan Pemerintah Kota Bandung untuk mengurangi sampah.

Sementara itu, Managing Director Wasteforchange Alam Indonesia M. Bijaksana Junerosano mengatakan pihaknya dalam kerja sama itu bertanggung jawab atas sampah kemasan yang sebelumnya tidak bisa diolah.

“Sampah yang sebelumnya tidak bernilai ekonomi bisa dikirim ke titik pengumpulan seperti TPS terdekat untuk kemudian kami yang membeli dan mengolahnya. Selain pengurangan sampah, tentu ini akan menjadi keuntungan bagi masyarakat,” kata dia.

Perusahaan akan membeli setiap satu kilogram sampah karton dengan harga Rp500 sampai Rp1.000 sesuai kondisi kemasan bekas. (bud|WargaJabar)


You might also like